Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sempat Ramai, Sekarang Token Artis Menghilang Tiada Kabar

Beberapa waktu lalu sempat ramai fenomena beberapa artis Indonesia yang mengembangkan proyek crypto. Hal ini disambut baik, di mana komunitas crypto Indonesia menunggu proses Initial Coin Offering (ICO) agar dapat berpartisipasi dalam proyek anak bangsa tersebut.

Setelah sempat ramai, kini token artis itu seperti hilang ditelan bumi, menyusul bear market yang sedang melanda crypto saat ini. Padahal, sebelum awal perilisan, mereka melakukan promosi besar-besaran untuk meramaikan proyeknya.

Token ASIX yang dikembangkan oleh penyanyi Anang Hermansyah dan timnya menjadi pelopor munculnya token artis di Indonesia. Di awal peluncurannya, token ini mendapatkan sentimen yang cukup bagus di mana harga terus meningkat hingga 1000%.

Namun, berdasarkan data CoinMarketCap, harga ASIX terus merosot dari ATH-nya. Berdasarkan situsnya, Token ASIX memiliki tujuan dan proyek game P2E, NFT Marketplace, dan Metaverse.

Token artis lainnya bernama Leslar atau akronim dari Lesti Kejora dan Rizky Billar. Sama seperti ASIX, awal peluncuran harga token LESLAR melonjak dari 0,00002233 menjadi 0,00002923 dalam waktu sehari. Namun, di hari selanjutnya, harga LESLAR terus mengalami penurunan.

Berdasarkan situsnya, Token LESLAR memiliki tujuan untuk menciptakan ekosistem bagi orang-orang untuk terhubung, bermain, belajar, dan menjelajahi dunia Web 3.0 yang imersif.

I-Coin merupakan deretan token artis selanjutnya, di mana token ini dikembangkan oleh anak dari Ustaz Yusuf Mansur, yaitu Wirda Mansur bersama timnya. Mirip dengan kedua token artis sebelumnya, harga I-Coin juga terus mengalami penurunan.

Melalui situsnya, I-Coin menjelaskan dirinya sebagai proyek crypto yang menciptakan ekosistem dengan dukungan Blockchain. Ada 3 produk yang dibuat oleh I-COIN, Metaverse, P2E Game & NFT Marketplace yang ketiganya saling terhubung.

Raffi Ahmad merupakan deretan artis lainnya yang juga turut mengembangkan token crypto-nya. Namun, berbeda dari ketiga token artis sebelumnya, Raffi Ahmad hanya sebagai investor di dalam proyek VCGamers.

Dibanding ketiga token lainnya, harga VCGamersjuga masih berada di atas harga ICO yang menandakan token ini masih cukup diminati. Berdasarkan situsnya, VCG dikembangkan di atas platform perdagangan sosial yang menghubungkan dan memungkinkan gamer untuk membeli dan menjual item game digital dan NFT game.

Posting Komentar untuk "Sempat Ramai, Sekarang Token Artis Menghilang Tiada Kabar"