Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Catat!!! Ini Fakta Crypto Di Indonesia

Tahun 2021 hingga 2022 adalah momen yang spesial bagi industri crypto di Indonesia karena pesatnya pertumbuhan pada aset digital ini. Meskipun banyak pro dan kontra di dalammnya tetapi sinyal ini menunjukan industri crypto di Indonesia akan berjalan lebih baik ke depannya.
Crypto apakah halal? Crypto apakah harama
Pesatnya pertumbuhan investors crypto di Indonesia disebabkan mulai jelasnya regulasi crypto yang diberlakukan Bappebti. Selain itu, banyaknya diskusi yang dilakukan para pejabat negara untuk mengembangkan sektor ini sehingga masyarakat mulai sadar dengan keberadaan crypto.

Data Pengguna Crypto di Indonesia

Laporan terbaru dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menjelaskan, bahwa dari
akhir Bulan Desember 2021 sampai Bulan Mei 2022, terdapat peningkatan hampir 3 juta investor dari 11,2 juta menjadi 14,1 juta investor.

Sedangkan, jumlah transaksi perdagangan aset crypto dari Bulan Januari hingga Bulan Mei 2022 telah mencapai Rp 192 triliun. Jika dibandingkan jumlah transaksi pada tahun 2021 dengan masa periode yang sama, terjadi penurunan. 

Pada Mei 2021, jumlah transaksi aset crypto mencapai Rp 370 triliun. Penurunan kemungkinan besar karena sepanjang 2022 pasar crypto dalam kondisi bearish.

Pertumbuhan Investor Indonesia

  • Tahun 2020 4 juta
  • Tahun 2021 11,2 juta
  • Mei 2022 14,1 juta

Crypto Yang Legal Diperdagangan Di Indonesia

Bappebti merilis daftar 229 aset crypto yang boleh diperdagangkan di Indonesia yang mana sistem penilaiannya menggunakan dua cara. Pertama dengan pendekatan yuridis yang melihat 500 koin teratas berdasarkan kapitalisasi pasar sesuai dengan ketentuan dalam peraturan Nomor 5 Tahun 2019.

Kedua melalui Penilaian Analisis Hierarki Proses (AHP) dengan menilai aspek keamanan, profil pendiri dan tim pengembang, tata kelola sistem blockchain, skalabilitas sistem blockchain, roadmap dan kemajuan yang dapat diverifikasi.

Pajak Crypto Di Indonesia

Pemerintah telah resmi memberlakukan tarif pajak transaksi perdagangan aset crypto di Indonesia terhitung 1 Mei 2022. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 68/PMK.03/2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) atas transaksi perdagangan aset crypto PPh pasal 22 dipungut dari penjual aset crypto, sementara PPN dipungut dari pembeli aset crypto.

Pemungutan pajak pun dilakukan oleh penyedia layanan perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) yang memfasilitasi transaksi jual beli aset crypto. Adapun Pemerintah telah mengklasifikan PPN atas transaksi crypto menjadi tiga bagian, sebagai berikut: 
  • Transaksi dengan pembayaran fiat
  • Tukar menukar aset crypto (Swap)
  • Transaksi aset crypto dengan barang lain atau jasa

Perdebatan Crypto Halal dan Haram di Indonesia

Pertanyaan tentang crypto halal atau haram menjadi salah satu perdebatan yang cukup panjang menurut hukum Islam. Hal ini karena mayoritas penduduk Indonesia merupakan muslim. 

Pada bulan Oktober, salah satu organisasi Islam terbesar di Jawa Timur dan Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) mengumumkan bahwa crypto haram karena mengandung unsur spekulasi yang dapat merugikan. 

Sebulan kemudian, Majelis Ulama Nasional (MUI) juga mengumumkan crypto haram sebagai mata uang karena dugaan unsur ketidakpastian, taruhan dan bahaya.

Posting Komentar untuk "Catat!!! Ini Fakta Crypto Di Indonesia "